TASYAUF, MOCH. RENALDI (2020) PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA KERAJINAN GAMELAN MAGETAN “MITRA JAYA” Prampelan, Kec. Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur Tahun 2020. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA.
Text
16. JURNAL.pdf Download (202kB) |
|
Text
1. HALAMAN JUDUL.pdf Download (84kB) |
|
Text
3. LEMBAR PERSYARATAN GELAR.pdf Download (248kB) |
|
Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (327kB) |
|
Text
5. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (275kB) |
|
Text
6. SURAT PERNYATAAN.pdf Download (4kB) |
|
Text
7. BIODATA PENULIS.pdf Download (33kB) |
|
Text
8. LEMBAR PERSEMBAHAN.pdf Download (117kB) |
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (84kB) |
|
Text
10. ABSTRACT.pdf Download (76kB) |
|
Text
11. DAFTAR ISI.pdf Download (166kB) |
|
Text
12. BAB 1-6.pdf Restricted to Repository staff only Download (553kB) |
|
Text
13. Daftar Pustaka.pdf Download (165kB) |
|
Text
14. LAMPIRAN 1.pdf Download (351kB) |
|
Text
15. LAMPIRAN 3.pdf Download (173kB) |
Abstract
PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PEKERJA KERAJINAN GAMELAN MAGETAN “MITRA JAYA” Prampelan, Kec. Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur Tahun 2020. Ix + 85 Halaman + 11 Tabel + 3 Gambar + 6 Lampiran Usaha produksi gamelan merupakan salah satu faktor informal. Besarnya resiko kecelakaan dalam pembuatan gamelan maka perlu adanya upaya pengendalian bahaya sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan. Industri Kerajinan Gamelan Mitra Jaya Prampelan, Kec. Karangrejo, Kabupaten Magetan merupakan pusat kerajinan pembutan gamelan di Magetan dengan jumlah pekerja 25 orang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal di lokasi industri gamelan “Mitra Jaya” didapat data kebisingan antara 90,00 dB (A)-110,9 dB(A) dari 25 orang pekerja 80% tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang sudah di sediakan oleh pemilik industri gamelan. Hal tersebut tentu saja sudah bertolak belakang dengan Kepmenaker No.KEP-51/MEN/1999 Tentang nilai ambang batas (NAB) ditempat kerja dengan waktu kerja yang menyebutkan bahwa instensitas kebisingan 85 Db (A) dengan waktu bekerja 8 jam kerja dalam sehari dan Permenakertrans No. 1 tahun 1981 ayat 2 “Pekerja harus memakai alat Pelindung Diri yang diwajibkan untuk mencegah penyakit akibat kerja”. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif yaitu menggambarkan tentang perilaku pekerja dan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) di industri gamelan „MITRA JAYA”. Berdasarkan hasil penelitian dari faktor Predisposing sebagai pendorong perilaku penggunaan alat pelindung diri, yang kami ketahui dari faktor pengetahuan, sikap dan tindakan adalah yang dilakukan pekerja pada Industri Gamelan ”MITRA JAYA” dari Pengetahuan yang Baik dengan jumlah 18 pekerja persentase 72% dan pengetahuan Buruk dengan jumlah 7 pekerja presentase 28%, dari sikap pekerja pada industry gamelan yang baik 18 pekerja dengan presentase 72% dan buruk dengan jumlah 7 pekerja dengan presentase 28%, dari tindakan pekerja pada industry gamelan yang baik 15 pekerja dengan presentase 60% dan buruk dengan jumlah 10 pekerja dengan presentase 40%, dari ketersedian yaitu sejumblah 13 dengan persetase 52% sedangkan tidak tersedia sejumblah 12dengan persentase 48% dan hukuman/sanksi yang baik sebanyak 10 pekerja dengan persentase 40% sedangkan tindakan yang buruk sebanyak 15 pekerja dengan persentase 60% yaitu keseluruhan pekerja berjumlah 25 dengan presentase 100%. Kepustakaan :- Kata Kunci : Perilaku pekerja, Industri Gamelan
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Additional Information: | 10KTI2020050 1135/KTI/2020 |
Uncontrolled Keywords: | Perilaku pekerja, Industri Gamelan |
Subjects: | T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Magetan |
Depositing User: | Endah Widyastuti |
Date Deposited: | 25 Oct 2021 02:18 |
Last Modified: | 26 Oct 2021 08:21 |
URI: | http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/2960 |
Actions (login required)
View Item |