PENURUNAN KADAR Fe DENGAN METODE AERASI DAN FILTRASI AIR SUMUR GALI DI DESA KERTOSONO KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK

GUMELAR, AWING RATRI (2023) PENURUNAN KADAR Fe DENGAN METODE AERASI DAN FILTRASI AIR SUMUR GALI DI DESA KERTOSONO KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA.

[thumbnail of Halaman judul.pdf] Text
Halaman judul.pdf

Download (17kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (12kB)
[thumbnail of Halaman Pengesahan.pdf] Text
Halaman Pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (691kB)
[thumbnail of KATA PENGANTAR, daftar isi, daftar istilah dll.pdf] Text
KATA PENGANTAR, daftar isi, daftar istilah dll.pdf

Download (165kB)
[thumbnail of Halaman Biodata dll.pdf] Text
Halaman Biodata dll.pdf

Download (308kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (352kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (351kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (166kB)
[thumbnail of BAB VI.pdf] Text
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (150kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of Lampiran sidang.pdf] Text
Lampiran sidang.pdf

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 32 Tahun 2017 standar baku mutu Besi atau Fe dalam air adalah 1 mg/l. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan 2023 di Desa Kertosono Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek masih banyak masyarakat yang menggunakan air sumur gali atau bor. Dari air yang di ambil di Desa Kertosono Kecamatan panggul Kabupaten Trenggalek di dapatkan kandungan Fe sebesar 3,56 mg/l yang artinya tidak memenuhi standar baku mutu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah aerasi dan filtrasi dengan pasir dapat menurunkan kadar Fe pada air sumur gali. Jenis penelitian ini merupakan peneltian deskriptif, populasi penelitian ini adalah air sumur gali dari Desa Kertosono KEC. Panggul Kab. Trenggalek dengan 12 sampel sumur gali. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sampel sesaat (grap sample) metode aerasi dan filtrasi dengan media pasir dan kerikil. Pada Penelitian ini peneliti melakukan perlakuan terhadap sampel menggunakan metode aerasi dan filtrasi dengan media pasir dan kerikil. Hasil analisis besi (fe) setelah perlakuan aerasi dan filtrasi selama 80 menit menunjukkan hasil penurunan untuk persentase yang diperoleh 99,65%. Hasil pengolahan besi (fe) setelah perlakuan 90 menit aerasi dan filtrasi menunjukkan diperoleh persentase hasil aerasi adalah 99,79%. Aerasi semakin lama semakin tinggi penurunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah didapatkan bahwa terjadi penurunan kadar Fe setelah dilakukan aerasi dan filtrasi selama 80 menit dan 90 menit pada air sumur gali di Desa Kertosono Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek. Saran dari peneliti untuk peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian dengan menambah variasi waktu. Kata Kunci : Aerasi, Filtasi, Fe DECREASING Fe LEVELS USING WATER AERATION AND FILTRATION METHODS IN KERTOSONO VILLAGE, PANGGUL DISTRICT, TRENGGALEK DISTRICT Awing Ratri Gumilar1, Sunaryo2, Denok Indrawati3 Indonesian Ministry of Health Surabaya Ministry of Health Health Polytechnic Diploma III Sanitation Study Program Magetan Campus, Department of Environmental Health ABSTRACT Based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia No. 32 of 2017 the quality standard for iron or Fe in water is 1 mg/l. The results of a preliminary study conducted in 2023 in Kertosono Village, Panggul District, Trenggalek Regency, there are still many people who use dug or drilled well water. From the water taken in Kertosono Village, Pelvic District, Trenggalek Regency, the Fe content was 3.56 mg/l, which means it did not meet quality standards. The purpose of this study was to determine whether aeration and filtration with sand can reduce Fe levels in dug well water. This type of research is a descriptive research method of research conducted to make a picture or describe a situation objectively. In this study the researchers treated the samples using the aeration and filtration method with sand and gravel media. The results of the analysis of iron (fe) after treatment after aeration and filtration for 80 minutes showed a decrease in the percentage obtained by 99.65%. The results of iron (fe) processing after 90 minutes of aeration and filtration showed that the percentage of aeration yields was 99.79%. The conclusion of this study was that there was a decrease in Fe levels after aeration and filtration for 80 minutes and 90 minutes in dug well water in Kertosono Village, Panggul District, Trenggalek Regency. Suggestions from researchers for future researchers need to do research by adding time variations. . Keywords: Aeration, Filtration, Fe

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
SUNARYO, SUNARYO
nidn4022116001
UNSPECIFIED
INDRASWATI, DENOK
nidn4019016401
UNSPECIFIED
KOESMATORO, HERY
nidn4026116102
Additional Information: 1335/KTI/2023 / 10KTI2023027
Uncontrolled Keywords: Aerasi, Filtasi, Fe
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Magetan
Depositing User: Endah Widyastuti
Date Deposited: 23 Apr 2024 08:02
Last Modified: 23 Apr 2024 08:02
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/8317

Actions (login required)

View Item View Item