AROFAH, NUR AINI (2022) ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. I G2 P1 A0 UK 39 MINGGU, PERSALINAN DAN BBL, NIFAS, NEONATUS, PELAYANAN KB DI PMB “N” WILAYAH KERJA PUSKESMAS GEGER KABUPATEN BANGKALAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES SURABAYA.
![]() |
Text
1. COVER LUAR.pdf Download (65kB) |
![]() |
Text
2. COVER DALAM.pdf Download (66kB) |
![]() |
Text
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (77kB) |
![]() |
Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (109kB) |
![]() |
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf Download (91kB) |
![]() |
Text
6. SINOPSIS.pdf Download (38kB) |
![]() |
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (51kB) |
![]() |
Text
8. DAFTAR TABEL.pdf Download (29kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (29kB) |
![]() |
Text
10. DAFTAR SINGKATAN.pdf Download (44kB) |
![]() |
Text
11. BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (52kB) |
![]() |
Text
12. BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) |
![]() |
Text
13. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (470kB) |
![]() |
Text
14. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (55kB) |
![]() |
Text
15. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) |
![]() |
Text
16. BAB 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
![]() |
Text
17. BAB 7.pdf Restricted to Repository staff only Download (46kB) |
![]() |
Text
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (51kB) |
![]() |
Text
19. LAMPIRAN.pdf Download (921kB) |
![]() |
Text
21. LEMBAR KONSULTASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kehamilan dan persalinan yang lebih dari satu kali disebut kehamilan multi atau sering disebut multigravida. Pada saat ibu multigravida memasuki trimester III dapat mengalami perubahan yang menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu. Ketidaknyamanan yang dirasakan seperti sering buang air kecil, konstipasi, bengkak pada kaki, kram pada kaki, sakit kepala, haemorhoid, sesak nafas dan nyeri punggung. Tujuan dari asuhan berkesinambungan (continuity of care) mulai dari kehamilan, persalinan, nifas sampai periode pelayanan kontrasepsi, sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi terjadinya ketidaknyamanan dan mendeteksi dini adanya masalah dan mencegah komplikasi. Metode asuhan melalui studi kasus dengan memberikan asuhan berkelanjutan pada ibu multigravida trimester III dengan pemberian asuhan ANC terpadu, persalinan dan bayi baru lahir, nifas, neonatus, dan pelayanan kontrasepsi. Data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari anamnesa, observasi, studi dokumentasi. Analisis dan penentuan diagnose berdasarkan nomenklatur kebidanan. Secara keseluruhan proses asuhan disajikan dalam bentuk dokumentasi SOAP. Asuhan kehamilan yang dilakukan pada Ny.I ditemukan keluhan nyeri punggung yang dipengaruhi oleh aktivitas ibu, hasil pemeriksaan didapatkan postur tubuh lordosis, dan pemeriksaan lainnya dalam batas normal. Analisa yang didapat yaitu G2 P1 A0 usia kehamilan 39 minggu. Asuhan yang diberikan yaitu meminta ibu membatasi aktivitas ibu terutama yang memicu nyeri punggung semakin parah seperti membungkuk secara berlebihan, menjaga postur tubuh agar tetap baik, melakukan kompres hangat atau es pada punggung dan tidur menggunakan kasur serta bantal yang menyokong dan mengganjal untuk meluruskan punggung. Pada asuhan persalinan ditemukan keluhan kenceng-kenceng yang semakin sering dan semakin kuat, hasil pemeriksaan dalam batas normal, mulai dari kala I fase laten hingga kala IV berjalan dengan baik, ibu melahirkan secara spontan, dan terdapat luka laserasi derajat 2. Asuhan yang diberikan sesuai standart pertolongan persalinan yaitu 60 langkah APN. Asuhan bayi baru lahir pada bayi Ny.i usia 1 jam post natal, bayi lahir spontan pukul 19.55 WIB, bayi menangis kuat, bernafas spontan, kulit kemerahan, bergerak aktif, BB 3.300 gram dan PB 51 cm, hasil pemeriksaan dalam batas normal. Asuhan yang diberikan yaitu mempertahankan kehangatan bayi, perawatan tali pusat, tindakan profilaksis, dan tindakan pemenuhan kebutuhan nutrisi terhadap bayi. Asuhan kebidanan pada masa nifas dilakukan kunjungan sebanyak empat kali. Pada kunjungan pertama ditemukan keluhan perut mulas dan nyeri luka jahitan, hasil pemeriksaan dalam batas normal. Analisa yang didapatkan yaitu P2 A0 14 jam post partum. Asuhan yang diberikan yaitu menjelaskan penyebab perut mulas karena adanya involusi uteri, menganjurkan ibu untuk berkemih sesering mungkin agar tidak mengganggu kontraksi uterus. Sedangkan nyeri luka jahitan yaitu menjelaskan bahwa nyeri berasal dari robekan jalan lahir yang terjadi pada saat proses persalinan dan akan menghilang seiring mengeringnya luka jahitan, ibu diajarkan melakukan cebok yang baik dan benar, tidak tarak makan, dan mengganti pembalut sesering mungkin untuk mempercepat proses penyembuhan. Pada kunjungan kedua didapatkan bahwa keluhan sebelumnya dapat teratasi, kunjungan ketiga dan keempat tidak ditemukan adanya masalah ataupun komplikasi. Pada kunjungan masa neonatus dilakukan kunjungan sebanyak tiga kali dan didapatkan hasil kondisi bayi normal. Pada kunjungan ketiga terdapat kenaikan BB pada bayi ±500 gram dari BB lahir 3.300 gram menjadi 3.800 gram di akhir kunjungan. Asuhan yang diberikan adalah konseling terkait penambahan berat badan bayi serta pemberian ASI sampai 6 bulan tanpa diberi tambahan makanan atau MPASI. Asuhan kebidanan pada pelayanan kontrasepsi ibu memutuskan untuk memilih kontrasepsi MAL, hasil pemeriksaan dalam batas normal. Analisa yang didapatkan yaitu P2 A0 akseptor kontrasepsi MAL. Asuhan yang diberikan yaitu menjelaskan kembali terkait kontrasepsi MAL secara rinci, memyampaikan syarat penggunaan kontrasepsi MAL, serta memberitahukan antisipasi penggunaan kontasepsi lain seperti kondom apabila terdapat syarat yang terlewatkan, dan menyampaikan kepada ibu terkait pilihan kontrasepsi selanjutnya setelah mendapatkan menstruasi. Asuhan yang diberikan pada Ny.I mulai masa kehamilan sampai pemilihan kontrasepsi berjalan dengan baik dan normal. Berdasarkan kesimpulan diatas, permasalahan dapat teratasi dan tidak ada kesenjangan antara teori dan fakta. Bidan sebaiknya tetap memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan dan menjalankan program-program seperti kunjungan rumah untuk mendeteksi secara dini adanya komplikasi yang terjadi pada ibu sehingga dapat dilakukan penanganan dini apabila terjadi komplikasi.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Wayanti, Sri nidn4011045401 UNSPECIFIED Fitriah, Fitriah nidn4009127002 |
Additional Information: | 7LTA20220021 |
Uncontrolled Keywords: | ASUHAN KEBIDANAN PERSALINAN DAN BBL,NIFAS,NEONATUS,PELAYANAN KB |
Subjects: | R Medicine > Midwifery |
Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan Bangkalan |
Depositing User: | Mesgimah |
Date Deposited: | 27 Feb 2025 03:42 |
Last Modified: | 27 Feb 2025 03:42 |
URI: | http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/5607 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |