DISTRIBUSI TEMPAT PERINDUKAN AEDES Sp.PADA DATARAN TINGGI DAN RENDAH TAHUN 2017

Pamungkas, Muhammad Haris (2017) DISTRIBUSI TEMPAT PERINDUKAN AEDES Sp.PADA DATARAN TINGGI DAN RENDAH TAHUN 2017. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (211kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (460kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (109kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (537kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB)
[thumbnail of Bab 7.pdf] Text
Bab 7.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (87kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (133kB)

Abstract

Pada tingkat ketinggian tempat yang berbeda dapat mempengaruhi suhu dan kelembaban udara suatu wilayah. Berdasarkan Dirjen P2PL Kementerian Kesehatan RIdi tempat dengan ketinggian lebih dari 1.000 mdpl semestinya tidak ditemukan nyamuk Aedes aegypti yang merupakan vektor penular penyakit Demam Berdarah Dengue karena pada ketinggian tersebut suhu udara terlalu rendah sehingga tidak memungkinkan bagi kehidupan nyamuk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi tempat perindukan Aedes sp. pada dataran tinggi dan dataran rendah Kelurahan Tulungrejo dan Kelurahan Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Jenis penelitian ini adalah survei deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data yang digunakan yaitu analisis spasial berupa peta digital Kota Batu dan data titik koordinat rumah sampel yang diperoleh dari pengukuran menggunakan alat GPS. Data yang diperoleh diolah menjadi peta baru sebagai informasi distribusi tempat perindukan Aedes sp. Hasil pengamatan di Kelurahan Tulungrejo didapatkan nilai HI sebesar 1,7%, CI sebesar 2,22%, dan BI sebesar 3,39 sehingga tergolong dalam kategori kepadatan rendah (density figure=1). Pada wilayah Kelurahan Giripurno didapatkan nilai HI sebesar 15,25%, CI sebesar 13,51%, dan BI sebesar 16,95 sehingga tergolong dalam kategori kepadatan sedang (density figure=3). Telah terjadi perubahan perilaku berkembangbiak nyamuk Aedes sp. di Kelurahan Tulungrejo. Nyamuk Aedes sp. sudah mampu bertahan hidup dan berkembangbiak meskipun berada di wilayah dataran tinggi lebih dari 1.000 mdpl. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi sebaran perindukan nyamuk Aedes sp. di wilayah dataran tinggi >1.000 mdpl. Serta perlu adanya kewaspadaan dini pencegahan DBD di wilayah dataran tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Ngadino, Ngadino
nidn4012066001
Additional Information: 614.432 Pam d
Uncontrolled Keywords: distribusi larva Aedes sp., perbedaan dataran
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental > Environmental Engineering > Environmental Health
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Misnawar
Date Deposited: 25 May 2022 02:17
Last Modified: 25 May 2022 02:17
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/4992

Actions (login required)

View Item View Item