EFEKTIFITAS EKSTRAK WORTEL (Daucus carota) DAN UBI JALAR (Ipomoea batatas(L) Lamb) SEBAGAI BAHAN PENGAWET SLSMI BAKSO DAGING SAPI TAHUN 2017

AGUSTININGSIH, DWI (2017) EFEKTIFITAS EKSTRAK WORTEL (Daucus carota) DAN UBI JALAR (Ipomoea batatas(L) Lamb) SEBAGAI BAHAN PENGAWET SLSMI BAKSO DAGING SAPI TAHUN 2017. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (264kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (358kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (94kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (370kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (138kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (192kB)
[thumbnail of Bab 7.pdf] Text
Bab 7.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (86kB)

Abstract

Ekstrak wortel dan ekstrak ubi jalar mengandung β-karoten yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet alami yang merupakan antioksidan sekunder yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Bakso merupakan produk olahan basah yang tidak dapat bertahan dalam waktu lama, maka dari itu untuk mengantisipasi tersebut maka pengawet buatan diganti dengan pengawet alami yang berasal dari ekstrak wortel dan ekstrak ubi jalar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan “Post Test Only Control Group Design ”. Penelitian ini terdiri dari 42 sampel dengan 6 sampel dengan perlakuan penambahan ekstrak wortel, 6 sampel dengan perlakuan penambahan ekstrak ubi jalar, 2 sampel untuk kontrol, dengan 3 replikasi atau pengulangan. Penilaian kenampakan fisik dilakukan dengan cara uji organoleptik. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada penambahan wortel dengan konsentrasi 7,5ml yang disimpan pada suhu 30C dapat bertahan selama 20 hari sedangkan yang simpan pada suhu 300C dapat bertahan selama 4 hari. Penambahan ekstrak ubi jalar dengan konsentrasi 7,5ml yang disimpan pada suhu 30C dapat bertahan selama 18 hari sedangkan yang disimpan pada 300C dapat bertahan selama 4 hari. Bakso daging sapi yang kontrol hanya dapat bertahan selama 1 hari pada suhu penyimpanan 300C sedangkan untuk suhu penyimpanan 30C dapat bertahan selama 7 hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ekstrak wortel lebih efektif daripada ekstrak ubi jalar sebagai bahan pengawet alami bakso daging sapi. Disarankan untuk peneliti lain adalah pemeriksaan lanjutan tentang angka lempeng total pada bakso daging sapi yang telah ditambahkan oleh bahan pengawet alami sehingga tidak membahayakan bagi konsumen dan tetap memberikan keuntungan bagi produsen.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Rahayu, Umi
nidnRahayu
Additional Information: 664 Agu e
Uncontrolled Keywords: HIGIENE SANITASI MAKANAN DAN MINUMAN PENGAWET ALAMI, EKSTRAK WORTEL, EKSTRAK UBI JALAR, UJI ORGANOLEPTIK
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental > Environmental Engineering > Environmental Health
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan
Depositing User: Misnawar
Date Deposited: 24 May 2022 02:22
Last Modified: 24 May 2022 02:22
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/4977

Actions (login required)

View Item View Item