Romadhana HS, Alief Fitria (2018) PEMANFAATAN KULIT PISANG KEPOK (Musa acuminate L) SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR MANGAN PADA AIR SUMUR TAHUN 2018. Skripsi thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.
Text
Cover.pdf Download (546kB) |
|
Text
Lembar Persetujuan.pdf Restricted to Repository staff only Download (616kB) |
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (632kB) |
|
Text
Surat Pernyataan.pdf Restricted to Repository staff only Download (853kB) |
|
Text
Abstrak.pdf Download (519kB) |
|
Text
Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (239kB) |
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (99kB) |
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (345kB) |
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (434kB) |
|
Text
Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (105kB) |
|
Text
Bab 7.pdf Restricted to Repository staff only Download (87kB) |
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (165kB) |
Abstract
Air merupakan sumber kehidupan makluk hidup terutama manusia dengan berbagai macam kebutuhan dasar manusia. Sumber air yang banyak digunakan adalah air tanah yaitu air sumur. Agar memenuhi persyaratan kesehatan perlu dilakukan penolahan terutama dalam aspek kualitasnya. Air sumur banyak mengandung mineral diantaranya adalah mangan yang apabila konsentrasinya melebihi ambang batas dapat menganggu kesehatan manusia, oleh karena itu maka diperlukan pengolahan salah satunya dengan proses adsorpsi. Kulit pisang kepok dapat dijadikan sebagai adsorben karene mengandung gugus hidroksi (-OH) dan asam karboksilat yang dapat mengikat ion logam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar mangan dalam air dengan menggunakan kulit pisang kepok (Musa acuminate L) sebagai bahan adsorben yang dikeringkan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain penelitian one group pretest-protest design yang membandingkan antara penurunan kadar mangan sebelum dan sesudah proses adsorpsi menggunakan adsorben kulit pisang kepok. Prosentase penurunan kadar mangan setelah dilakukan proses adsorpsi menggunakan adsorben kulit pisang kepok dengan kadar adsorben dan waktu perendaman 10 gr/l, 30 menit, 10 gr/l, 60 menit, 10 gr/l, 90 menit, 20 gr/l, 30 menit, 20 gr/l, 60 menit, 20 gr/l, 90 menit, 30 menit/l, 30 menit, 30 gr/l, 60 menit, 30 menit gr/l, 90 menit berturut-turut adalah sebesar 17,43 %, 40,40%, 59,31%, 23,37%, 68,61%, 80,40%, 47,72%, 78,12%, 91,68%. Hasil maksimum penurunan kadar mangan dalam air sebesar 91,68% untuk kadar adsorben 30 gr/l dengan waktu perendaman 90 menit. Pada hasil statistik menghasilkan nilai <0,05 dengan nila signifikasi untuk kadar adsorben P=0,006 dan waktu perendaman P+0,001 yang artinya ada pengaruh penggunaan adsorben kulit pisang kepok untuk menurunkan kadar mangan (Mn) dalam air sumur dengan kadar adsorben dan waktu perendaman yang berbeda. Hal ini artinya kulit pisang kepok dapat dapat digunakan sebagai rancangan proses adsorpsi
Item Type: | Thesis (Skripsi) |
---|---|
Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Kriswandana, Ferry nidn4011077002 |
Additional Information: | 628.11 Rom p |
Uncontrolled Keywords: | Mangan (Mn), Kulit Pisang Kepok, Adsorben |
Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental > Environmental Engineering > Environmental Health |
Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi Lingkungan |
Depositing User: | Misnawar |
Date Deposited: | 19 May 2022 03:34 |
Last Modified: | 19 May 2022 03:34 |
URI: | http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/4915 |
Actions (login required)
View Item |