STUDI TENTANG KONDISI SANITASI RUMAH BALITA PENDERITA ISPA DI DESA TEGUHAN KECAMATAN PARON KABUPATEN NGAWI

Retnowati, Nining (2018) STUDI TENTANG KONDISI SANITASI RUMAH BALITA PENDERITA ISPA DI DESA TEGUHAN KECAMATAN PARON KABUPATEN NGAWI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of Bab 1.pdf] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (204kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (174kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (155kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf] Text
Bab 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (95kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (129kB)

Abstract

Rumah sehat merupakan salah satu sarana untuk mencapai derajat kesehatan yang optimum. Untuk memperoleh rumah yang sehat ditentukan oleh tersedianya sarana sanitasi perumahan. Gangguan kondisi rumah dan lingkungan yang kurang memenuhi syarat kesehatan / fisik memungkinkan menyebabkan penyakit ISPA. Seperti halnya yang terjadi di desa Teguhan kecamatan Paron kabupaten Ngawi Tahun 2018, berdasarkan data dari puskesmas diketahui bahwa penyakit ISPA berada urutan tertinggi dalam 10 penyakit terbesar di wilayah Puskesmas Teguhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sanitasi rumah balita penderita ISPA di desa Teguhan kecamatan Paron kabupaten Ngawi. Penelitian ini merupakan penelitian dekriptif, dengan variabel penelitian kondisi sanitasi rumah dan balita penderita ISPA. Jumlah populasi 217 rumah balita penderita ISPA dengan besar sampel 68 rumah balita penderita ISPA. Pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan penilaian sanitasi rumah balita penderita ISPA dan pengukuran suhu, kelembaban, pencahayaan rumah balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagiatan besar kondisi rumah balita penderita ISPA tidak memenuhi syarat yaitu lantai sebesar 52,94%, dinding sebesar 55,88%, langit-langit sebesar 66,18%, ventilasi sebesar 63,24%, Suhu sebesar 54,42%, kelembaban sebesar 58,82%, pencahayaan sebesar 60,30 %, dan hanya kepadatan hunian yang memenuhi syarat sebesar 82,35%. Karena rumah balita penderita ISPA banyak yang tidak memenuhi syarat pada kondisi lantai, dinding, langit – langit, serta ventilasi, Oleh karena itu perlu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang sanitasi rumah yang ada hubungan dengan penyakit ISPA dengan mengikutkan kader kesehatan. Disarankan untuk masyarakat membersihkan rumah seperti menyapu lantai, mengepel lantai dan membersihkan debu-debu yang menempel pada dinding dan lantai rumah, dan membiasakan membuka jendela setiap hari agar tidak menjadi sumber penularan penyakit ISPA

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Rusmiati, Rusmiati
nidn4012026302
Additional Information: 690 Ret s
Uncontrolled Keywords: Sanitasi Rumah, ISPA Balita
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental > Environmental Engineering > Environmental Health
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kesehatan Lingkungan > Program Studi DIII Sanitasi Surabaya
Depositing User: Misnawar
Date Deposited: 18 May 2022 01:41
Last Modified: 18 May 2022 01:41
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/4836

Actions (login required)

View Item View Item