PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN BIONOMIK VEKTOR MALARIA GUNA PENCEGAHAN KASUS MALARIA ENDEMIS DI PUSKESMAS GEMARANG KECAMATAN GEMARANG KABUPATEN MADIUN TAHUN 2020

Winarko, Winarko and Khambali, Khambali and Rusmiati, Rusmiati and Darjati, Darjati (2020) PENDAMPINGAN BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN BIONOMIK VEKTOR MALARIA GUNA PENCEGAHAN KASUS MALARIA ENDEMIS DI PUSKESMAS GEMARANG KECAMATAN GEMARANG KABUPATEN MADIUN TAHUN 2020. Project Report. Poltekkes Kemenkes Surabaya.

[thumbnail of PEMDAMPINGAN BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN BIONOMIK.pdf] Text
PEMDAMPINGAN BERKELANJUTAN BAGI MASYARAKAT DALAM UPAYA PENINGKATAN BIONOMIK.pdf

Download (3MB)

Abstract

Penyakit Malaria merupakan salah satu fokus penting dalam masalah kesehatan global. Malaria mengancam sekitar 3,2 miliar penduduk dunia dan 1,2 miliar penduduk mempunyai risiko yang tinggi. Setiap tahunnya terdapat 15 juta kasus malaria dengan 38.000 kematian di Indonesia. Menurut Profil Kesehatan Kabupaten Madiun (2017), di Indonesia terdapat 200 kabupaten dan kota yang mendapatkan sertifikat eliminasi malaria pada tahun 2014. Provinsi Jawa Timur pada tahun 2014 mendapatkan sertifikat eliminasi malaria untuk 34 kabupaten/kota dari total 200 kabupaten/ kota di Indonesia, termasuk kabupaten Madiun. Sehingga diperlukan peningkatan kemampuan petugas kesehatan dalam penatalaksanaan kasus malaria, peningkatan surveilans migrasi dan faktor resiko, ketersediaan logistik program, pencatatan dan pelaporan serta adanya Rumah Sakit Rujukan Kasus Malaria. Saat ini sudah terdapat petugas terlatih crosschecker Kota Madiun dalam pembacaan hasil sediaan darah kasus malaria. Kecamatan Gemarang, merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Madiun yang endemis malaria sejak 2006. Wilayah Kecamatan Gemarang merupakan wilayah pegunungan yang berbatasan langsung dengan wilayah hutan yang merupakan lokasi yang tidak mudah dikendalikan keberadaan vektor Malaria- nya. Mobilisasi penduduk ke luar Jawa atau ke luar negeri yang endemis malaria merupakan penyebab Kecamatan Gemarang menjadi wilayah endemis malaria juga. Upaya yang telah dilakukan oleh Puskesmas Gemarang dalam menanggulangi malaria adalah penyemprotan dengan bahan kimia dan ikanisasi, namun upaya tersebut belum menunjukkan hasil maksimal. Guna meningkatan upaya pengendalian malaria agar semakin maksimal maka alternatif lain yang digunakan adalah menggunakan kelambu untuk mencegah gigitan dan mengendalikan populasi nyamuk vektor malaria. Penggunaan kelambu diwaktu aktivitas tidur selanjutnya menjadi program inovasi Puskesmas Gemarang dalam rangka eleminasi malaria di Kecamatan Gemarang. Program inovasi tersebut diberi nama Durlambu (Tidur Dalam Kelambu). Penggunaan kelambu ini adalah kelambu yang sudah dicelup insektisida yang sudah dicanangkan oleh Puskesmas Gemarang sejak 2008 – 2016 dan mendapatkan anggaran dana dari swadaya masyarakat dan bantuan pemerintah. Hasil kegiatan Durlambu, memberikan hasil yang positif dan signifikan iv dalam menurunkan penyakit malaria. Sejak tahun 2013 hingga 2016 tidak ditemukan lagi kasus idegenous di Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun. Sebagai hasil upaya bersama masyarakat dan pemerintah di Kecamatan Gemarang khususnya dan Kabupaten Madium umumnya, maka sertifikat Eleminasi Malaria didapatkan oleh pemerintah Kabupaten Madiun pada tahun 2014. Pencapaian tersebut bukan berarti usai sudah upaya pengendalian malaria di Kecamatan Gemarang, akan tetapi prestasi tersebut perlu dipertahankan keberlanjutannya. Atas dasar hal tersebut Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Surabaya bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun dalam bentuk pengabdian masyarakat dengan pengerucutan topik Pendampingan Berkelanjutan Bagi Masyarakat Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Bionomik Vektor Malaria Guna Pencegahan Kasus Malaria Endemis Di Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan teknik ceramah serta diskusi yang bertujuan mengingatkan kembali dan meningkatkan pengetahuan tentang bionomik vektor malaria.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Bionomik Vektor, Malaria Endemis
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental > Environmental Engineering > Environmental Control
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Pusat Penelitan dan Pengabdian Masyarakat > Pengabdian Masyarakat
Depositing User: Rizky Syandro
Date Deposited: 06 Dec 2021 07:40
Last Modified: 06 Dec 2021 07:40
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/3688

Actions (login required)

View Item View Item