ANALISIS RISIKO CEMARAN MIKROBIOLOGIS PADA PENGELOLAAN PERALATAN MAKAN DAN MINUM DI KANTIN SEKOLAH DASAR

Chirstiva, Regina Haris and Rusmiati, Rusmiati and Setiawan, Setiawan (2020) ANALISIS RISIKO CEMARAN MIKROBIOLOGIS PADA PENGELOLAAN PERALATAN MAKAN DAN MINUM DI KANTIN SEKOLAH DASAR. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14 (1). pp. 9-18. ISSN 2723-7796

[thumbnail of 93.pdf] Text
93.pdf

Download (536kB)

Abstract

Penyediaan pangan harus memperhatikan higiene dan sanitasi yang baik, termasuk pada peralatan makan dan minum yang digunakan pada kantin sekolah. Pengelolaan peralatan makan dan minum di kantin sekolah harus mencegah peralatan terkontaminasi dan menimbulkan risiko gangguan kesehatan bagi siswa sebagai konsumen. Hasil uji pendahuluan pada sampel usap gelas menunjukkan angka kuman yang tidak memenuhi syarat, yaitu sebanyak 2.894,6 koloni/cm2. Tujuan penelitian adalah menganalisis risiko pada pengelolaan peralatan makan dan minum di kantin sekolah dasar menggunakan metode Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) dengan menentukan titik kendali kritisnya (TKK). Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan objek penelitian meliputi dua kantin sekolah dasar negeri di wilayah Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan pengambilan sampel. Pengukuran angka kuman dilakukan terhadap sampel usap peralatan, sedangkan pengukuran kandungan E.coli dan total coliform dilakukan terhadap sampel air pencucian peralatan. Berdasarkan pendekatan HACCP yang dilakukan, alur pengelolaan peralatan dimulai dari pencucian tangan penjamah, kemudian diikuti dengan penggunaan, pencucian, dan penyimpanan peralatan. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat bahaya mikrobiologis pada pengelolaan peralatan, penyebab terjadinya risiko berasal dari alur pengelolaan peralatan, terdapat tindakan pengendalian yang diperlukan, TKK teridentifikasi pada seluruh alur pengelolaan peralatan, dan pengelolaan peralatan mampu menghadirkan risiko kontaminasi serta risiko penularan penyakit. Penyebab terjadinya risiko dari proses pencucian antara lain yaitu kualitas mikrobiologis air pencucian dan tahap pencucian yang tidak adekuat. Tindakan pengendalian yang diperlukan dapat diterapkan pada TKK yang telah teridentifikasi, yaitu pada tahap scraping, washing, rinsing, sanitizing, dan drying.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: HACCP, Peralatan makan dan minum, kantin, Risiko
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental > Environmental Engineering > Environmental Health
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Pusat Penelitan dan Pengabdian Masyarakat > Pubikasi
Depositing User: Nanik Indra Putri Sari
Date Deposited: 03 Dec 2021 04:36
Last Modified: 03 Dec 2021 04:36
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/3634

Actions (login required)

View Item View Item