ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. “R” G2P1A0 USIA KEHAMILAN 36-37 MINGGU RISIKO TINGGI (Anak Terkecil Usia >10 Tahun),PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR, NIFAS,NEONATUS, PELAYANAN KONTRASEPSI DI PMB “D” WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMBELANG KABUPATEN JOMBANG

Wilujeng, Katarina Rianti (2021) ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA NY. “R” G2P1A0 USIA KEHAMILAN 36-37 MINGGU RISIKO TINGGI (Anak Terkecil Usia >10 Tahun),PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR, NIFAS,NEONATUS, PELAYANAN KONTRASEPSI DI PMB “D” WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMBELANG KABUPATEN JOMBANG. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes Surabaya.

[thumbnail of 1. COVER LUAR.pdf] Text
1. COVER LUAR.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 2. COVER DALAM.pdf] Text
2. COVER DALAM.pdf

Download (276kB)
[thumbnail of 3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf] Text
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (202kB)
[thumbnail of 4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf] Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (268kB)
[thumbnail of 6. SINOPSIS.pdf] Text
6. SINOPSIS.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR TABEL.pdf] Text
8. DAFTAR TABEL.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf] Text
9. DAFTAR LAMPIRAN.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of 10. DAFTAR SINGKATAN.pdf] Text
10. DAFTAR SINGKATAN.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of 11. BAB 1.pdf] Text
11. BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB)
[thumbnail of 12. BAB 2.pdf] Text
12. BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (569kB)
[thumbnail of 13. BAB 3.pdf] Text
13. BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (713kB)
[thumbnail of 14. BAB 4.pdf] Text
14. BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (269kB)
[thumbnail of 15. BAB 5.pdf] Text
15. BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (501kB)
[thumbnail of 16. BAB 6.pdf] Text
16. BAB 6.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB)
[thumbnail of 17. BAB 7.pdf] Text
17. BAB 7.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB)
[thumbnail of 18. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (389kB)
[thumbnail of 19. Lampiran.pdf] Text
19. Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of 20. LEMBAR KONSULTASI.pdf] Text
20. LEMBAR KONSULTASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

SINOPSIS Multigravida adalah kehamilan pada seorang wanita yang sudah berkali-kali atau lebih dari satu. Ibu dengan multigravida mempunyai resiko lebih kecil mengalami masalah penyulit kehamilan dan lebih mudah dalam proses persalinan. Secara psikologis ibu lebih siap dan mempunyai tingkat kecemasan yang lebih rendah. Kehamilan risiko tinggi adalah kehamilan dengan satu atau lebih faktor risiko, baik dari pihak ibu maupun janinnya yang memberi dampak kurang menguntungkan baik bagi ibu maupun janinnya, memiliki risiko kegawatan tetapi tidak darurat. Untuk itu dibutuhkan upaya pengawasan dan perawatan secara berkelanjutan dengan tujuan agar dapat mendeteksi secara dini komplikasi yang mungkin terjadi. Metode asuhan diberikan secara berkelanjutan pada Ny.R G2P1A0 mulai kehamilan trimester III sesuai strandart ANC Terpadu dan KSPR. Asuhan persalinan mengacu pada APN 60 langkah, dan IMD. Asuhan masa nifas (KF) dan neonatus (KN) dilakukan kunjungan 3 kali sesuai standart pelayanan minimal. Dilanjutkan asuhan keluarga berencana dengan memberikan pelayanan metode kontrasepsi yang dipilih. Pada masa persalinan di dapatkan diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 38-39 minggu inpartu kala I sampai kala IV. Pada masa persalinan tidak terdapat masalah dan komplikasi yang terjadi. Pada masa nifas didapatkan diagnosa P2A0. Pada masa nifas ditemukan masalah yaitu mules dan lelah setelah masa persalinan. Pada neonatus didapatkan diagnosa neonatus cukup bulan. Pada neonatus ditemukan masalah yaitu bayi rewel. Serta pada kontrasepsi ibu menggunakan kontrasepsi IUD sehingga di dapatkan diagnosa P2A0 dengan akseptor lama KB IUD. Pada masa kehamilan dilakukan sebanyak 2 kali kunjungan untuk mengetahui apakah terdapat komplikasi pada ibu maupun bayi. Pada kunjungan pertama didapatkan data usia anak terkecil 11 tahun dan nilai KSPR 6, tidak ada masalah meskipun kehamilan risti, didapatkan diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 36-37 minggu dengan risiko tinggi (jarak kehamilan ≥10 tahun), janin tunggal, hidup, intra uteri, presentasi kepala dengan masalah nyeri punggung. Asuhan yang diberikan memberikan KIE mengenai komplikasi kehamilan risti dan menganjurkan control secara rutin untuk mendeteksi sceara dini terjadinya komplikasi. Pada kunjungan kedua ditemukan keluhan nyeri perut bawah hilang timbul, didapatkan diagnosa G2P1A0 usia kehamilan 37-38 minggu dengan risiko tinggi (jarak kehamilan ≥10 tahun), janin tunggal, hidup, intra uteri, presentasi kepala dengan masalah nyeri peri berut bawah yang hilang timbul. Asuhan yang diberikan yaitu memberikan HE mengenai nyeri perut bawah yang hilang timbul. Proses persalinan dan BBL berlangsung di PMB, pada persalinan kala I sampai IV dilakukan pertolongan persalinan secara APN, berjalan dengan normal tanpa ada komplikasi, bayi lahir spontan menangis kuat dan bergerak aktif, jenis kelamin perempuan, BB 3200 gram, PB 50 cm, IMD berhasil pada menit ke 30, tidak ditemukan komplikasi serta bayi dilakukan asuhan sesuai standart bayi baru lahir. Pada masa nifas dan neonatus dilakukan asuhan sesuai standart melalui kunjungan nifas (KF) dan kunjungan neonatus (KN) sesuai jadwal. Pada kunjungan nifas pertama ibu mengeluh nyeri perineum dan perdarahan ±250 cc, didapatkan diagnosa P2A0. Asuhan yang diberikan yaitu memberikan He mengenai nyeri perineum. Pada kunjungan kedua dan ketiga tidak mengeluh apapun, selama masa nifas berjalan dengan normal dan tidak ditemukan komplikasi meskipun ibu riwayat kehamilan risti. Pada kunjungan neonatus pertama ditemukan bayi rewel, didapatkan diagnose neonatus cukup bulan. Asuhan yang diberikan yaitu menjelaskan penyebab bayi rewel dan rewel teratasi. Pada kunjungan ketiga didapatkan bayi mengalami kenaikan berat badan menjadi 4.150 gram. Pada kunjungan keluarga berencana didapatkan ibu memilih kontrasepsi IUD karena tidak mengganggu produksi ASI, didapatkan diagnose P2A0 akseptor lama IUD dan IUD sudah terpasang. Asuhan kebidanan secara berkelanjutan yang dimulai dari masa hamil sampai pelayanan kontraspsi telah dilakukan dengan baik. Meskipun kehamilan risti dan terdapat beberapa masalah tetapi masalah tersebut teratasi dengan dan tidak terjadi komplikasi. Asuhan Ny.R dilakukan sesuai standart sehingga kondisi ibu kembali normal. Berdasarkan kesimpulan diatas, ibu diharapkan dapat merawat diri dan bayinya secara mandiri serta menerapkan apa yang dianjurkan oleh bidan dan rutin untuk membawa bayinya kontrol ke posyandu dengan membawa buku KIA, dan selalu membaca buku KIA sebagai sumber informasi kesehatan baik ibu maupun bayi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Contributors:
Contribution
Contributor
NIDN/NIDK
UNSPECIFIED
Laili, Anis Nur
nidn4027027601
UNSPECIFIED
Hendriyani, Feftin
nidn4018027204
Additional Information: 7LTA20210034
Uncontrolled Keywords: ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA USIA KEHAMILAN 36-37 MINGGU RISIKO TINGGI (Anak Terkecil Usia >10 Tahun),PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR, NIFAS,NEONATUS, PELAYANAN KONTRASEPSI
Subjects: R Medicine > Midwifery
Divisions: Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan Bangkalan
Depositing User: Mesgimah
Date Deposited: 27 Feb 2025 05:29
Last Modified: 27 Feb 2025 05:29
URI: http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/2554

Actions (login required)

View Item View Item