Nurmalasari, Devi (2021) ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA Ny. K G2P1001 USIA KEHAMILAN 36-37 minggu,PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR, NIFAS,NEONATUS,AKSEPTOR KB DI PMB “W” WILAYAH KERJA PUSKESMAS CANDIREJO. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes Surabaya.
![]() |
Text
1. COVER DEPAN.pdf Download (94kB) |
![]() |
Text
2. COVER DALAM.pdf Download (100kB) |
![]() |
Text
3. LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (165kB) |
![]() |
Text
4. LEMBAR PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
![]() |
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf Download (78kB) |
![]() |
Text
6. SINOPSIS.pdf Download (79kB) |
![]() |
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (16kB) |
![]() |
Text
8. DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (83kB) |
![]() |
Text
9. DAFTAR SINGKATAN.pdf Download (12kB) |
![]() |
Text
10. BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (14kB) |
![]() |
Text
11. BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (297kB) |
![]() |
Text
12. BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (537kB) |
![]() |
Text
13. BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
![]() |
Text
14. BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (458kB) |
![]() |
Text
15. BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (190kB) |
![]() |
Text
16. BAB VII.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
Abstract
Proses kehamilan multigravida, Kehamilan merupakan kondisi alamiah yang unik karena meskipun bukan penyakit, tetapi seringkali menyebabkan komplikasi akibat berbagai perubahan anatomi serta fisiologis dalam tubuh ibu. Terdapat hubungan antara gravida dengan kejadian anemia pada ibu hamil, yang mana ibu dengan multigravida memiliki risiko 0,156 kali lebih besar untuk mengalami anemia dibandingkan dengan ibu primigravida. Anemia pada kehamilan juga berdampak pada janin seperti terjadinya kematian intra uterin, dan persalinan prematuris tinggi. Untuk itu dibutuhkan upaya pengawasan dan perawatan secara continuity of care dengan tujuan agar dapat mendeteksi secara dini kompliasi yang mungkin terjadi. Pada studi kasus ini dilakukan terhadap Ny. “K” GIIPIA0 usia kehamilan 36 – 37 minggu, janin, tunggal, hidup, intra uteri, letak kepala. Pada masa kehamilan ditemukan beberapa masalah yaitu berat badan pada kehamilan trimester 3 tidak memiliki kenaikan. Pada masa persalinan di dapatkan diagnosa GIIPIA0 usia kehamilan 40-41 minggu inpartu kala I sampai kala IV. Pada masa persalinan tidak terdapat masalah dan komplikasi yang terjadi. Pada masa nifas didapatkan diagnosa PIIA0. Pada masa nifas ditemukan masalah yaitu mules dan nyeri pada luka jahitan setelah masa persalinan. Pada neonatus didapatkan diagnosa neonatus cukup bulan. Pada neonatus ditemukan masalah yaitu terjadi penurunan berat badan pada bayi. Serta pada kontrasepsi ibu menggunakan kontrasepsi MAL sehingga di dapatkan diagnosa PIIA0 dengan akseptor KB MAL. Metode asuhan diberikan secara berkelanjutan pada Ny. K G2P1A0 mulai dari kehamilan trimester III sesuai standart ANC Terpadu (10T) kunjungan kehamilan dilakukan 3x seluruh proses asuhan dilakukan di PMB “W” dan rumah ny K, KSPR, dan program P4K. Asuhan persalinan mengacu pada APN 60 langkah, dan IMD. Asuhan masa nifas (KF) dan neonatus (KN) dilakukan 3 kali kunjungan sesuai standart minimal. Melalui studi kasus menggunakan pendekatan manajemen kebidanan dengan model pendokumentasian SOAP meliputi interpretasi data dasar, identifikasi diagnosa, rencana asuhan yang menyeluruh, pelaksanaan rencana, dan evaluasi. Pada asuhan kebidanan yang dilakukan mulai kehamilan trimester III pada kunjungan pertama sampai ketiga keluhan yaitu nyeri pinggang dan pada masa nifas ibu mengeluh nyeri pada luka jahitan yang dialami ibu sudah dapat teratasi tanpa disertai komplikasi. Pada kala II sampai kala IV berlangsung dengan baik tanpa ada komplikasi baik pada ibu dan bayi lahir dengan BB bayi 3.100 gram. Pada keluhan masa nifas dari kunjungan pertama hingga ketiga sudah teratasi tanpa ada komplikasi pada ibu. Keluhan pada kunjungan neonatus kedua dapat teratasi dengan baik sehingga di kunjungan ketiga berat badan bayi naik menjadi 4.300 gram. Pada kontrasepsi ibu menggunakan metode MAL sampai pada bayi berusia 6 bulan dan suami sudah menyetujuinya. Asuhan kebidanan dengan prinsip berkelanjutan pada Ny K selama masa hamil, persalinan, bayi lahir spontan sampai pemilihan alat kontrasepsi telah berjalan dengan normal tanpa ada komplikasi. Berdasarkan kesimpulan di atas, diharapkan klien untuk menerapkan apa yang dianjurkan oleh bidan dan rutin membawa bayinya ke fasilitas kesehatan agar dipantau pertumbuhan dan perkembangan. Bagi lahan praktik yaitu mempertahankan asuhan kebidanan secara continuity of care agar pelayanan masyarakat yang diberikan berkualitas. Menyediakan literatur tentang asuhan continuity of care dengan edisi terbaru sehingga dapat menjadi referensi dalam pembuatan laporan tugas akhir mulai masa kehamilan sampai dengan pelayanan alat kontrasepsi
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Rahardjo, Sutio nidn4024057801 UNSPECIFIED Esyuananik, Esyuananik nidn4018067502 |
Additional Information: | 7LTA20210011 |
Uncontrolled Keywords: | ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA USIA KEHAMILAN 36-37 minggu,PERSALINAN DAN BAYI BARU LAHIR,NIFAS,NEONATUS,AKSEPTOR KB. |
Subjects: | R Medicine > Midwifery |
Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Kebidanan > Program Studi DIII Kebidanan Bangkalan |
Depositing User: | Mesgimah |
Date Deposited: | 27 Feb 2025 06:02 |
Last Modified: | 27 Feb 2025 06:02 |
URI: | http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/2494 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |