Iriantono, Balqis Giri (2025) Pengetahuan tentang Obesitas, Aktivitas Fisik, Hipertensi. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Surabaya.
![]() |
Text
1. COVER-SURAT PERYATAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (681kB) |
![]() |
Text
2. ABSTRAK.pdf Restricted to Repository staff only Download (99kB) |
![]() |
Text
3. DAFTAR ISI-LAMBANG.pdf Restricted to Repository staff only Download (340kB) |
![]() |
Text
4. BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (103kB) |
![]() |
Text
5. BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (178kB) |
![]() |
Text
6. BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
![]() |
Text
7. BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (76kB) |
![]() |
Text
8. BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (38kB) |
![]() |
Text
9.DAPUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (160kB) |
![]() |
Text
10. LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (761kB) |
Abstract
Pendahuluan : Kasus hipertensi di Puskesmas Sukodono semakin meningkat pada setiap tahunnya hal ini terjadi pada peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah secara terus menerus lebih dari satu periode. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan tingkat obesitas dan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sukodono. Metode penelitian : penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 61 responden di Puskesmas Sukodono yang terpilih melalui Teknik simpel random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan kuisioner. Hasil : Berdasarkan dari hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden memiliki klasifikasi tingkat obesitas 2 sebanyak 41 orang (67,21%), aktivitas buruk sebanyak 39 orang (63,93%), hipertensi tahap 2 sebanyak 44 orang (72,13%). Analisis : Hasil uji statistik tabulasi silang terdapat hubungan tingkat obesitas 2 dengan klasifikasi hipertensi tahap 2 didapatkan dengan p value = 0,005, dan aktivitas fisik buruk dengan klasifikasi hipertensi tahap 2 dengan p value = 0,002. Diskusi : Mayoritas responden yang mengalami obesitas 2 disebabkan karena asupan energi lebih tinggi daripada energi yang dikeluarkan. Kurangnnya aktivitas fisik disebabkan karena mayoritas responden banyak yang berusia > 50 tahun (lansia). Hipertensi 2 disebabkan karena jarang melakukan aktivitas fisik, dan mayoritas dengan jenis kelamin perempuan yang menjadi ibu rumah tangga dan pensiunan. Hubungan tingkat obesitas dengan kejadian hipertensi disebabkan karena penumpukan lemak di dalam tubuh manusia maka akan terjadinya obesitas, dan sistem peredaran darah menjadi kurang lancar. Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi disebabkan karena kurang dalam melakukan pekerjaan rumah ataupun olahraga. Sehingga disarankan untuk para responden untuk mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (PROLANIS) untuk menjaga berat badan dan aktivitas fisik untuk mejaga ketahanan agar terhindar dari hipertensi.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Contributors: | Contribution Contributor NIDN/NIDK UNSPECIFIED Siagian, Hotmaida nidn4007115901 UNSPECIFIED Suprihatin, Kusmini nidn4025037101 |
Additional Information: | 4KTI20240032 |
Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan tentang Obesitas, Aktivitas Fisik, Hipertensi |
Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Jurusan Keperawatan > Program Studi DIII Keperawatan Sidoarjo |
Depositing User: | Bambang Siswanto |
Date Deposited: | 19 Mar 2025 04:02 |
Last Modified: | 19 Mar 2025 04:02 |
URI: | http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/10248 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |