Maghfiroh, Anita Miftahul and Musvika, Syevana Dita and Setiawan, Singgih Yudha (2023) Perbandingan orde filter digital pada rancang bangun elektrokardiografi singgle lead untuk mereduksi gangguan motion artifak. Project Report. Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya.
![]() |
Text
01. LaporanAkhir ANITA MIFTAHUL MAGHFIROH S.ST, SST, M.T, M.T - Halaman Proteksi.pdf Restricted to Repository staff only Download (26kB) |
![]() |
Text
04. LaporanAkhir ANITA MIFTAHUL MAGHFIROH S.ST, SST, M.T, M.T - Abstrak.pdf Download (74kB) |
![]() |
Text
05. LaporanAkhir ANITA MIFTAHUL MAGHFIROH S.ST, SST, M.T, M.T - Hasil Pelaksanaan Penelitian.pdf Restricted to Repository staff only Download (617kB) |
![]() |
Text
06. LaporanAkhir ANITA MIFTAHUL MAGHFIROH S.ST, SST, M.T, M.T - Status Luaran.pdf Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
![]() |
Text
07. LaporanAkhir ANITA MIFTAHUL MAGHFIROH S.ST, SST, M.T, M.T - Rencana Tahapan Selanjutnya.pdf Restricted to Repository staff only Download (40kB) |
![]() |
Text
08. LaporanAkhir ANITA MIFTAHUL MAGHFIROH S.ST, SST, M.T, M.T - Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (77kB) |
Abstract
Elektrokardiografi (EKG) merupakan metoda yang umum dipakai untuk mengukur kinerja jantung manusia melalui aktivitas kelistrikan jantung. Untuk mendapatkan sinyal EKG dilakukan sadapan menggunakan elektroda yang dipasangkan pada permukaan kulit yang direkam pada rentang frekuensi 0.05-150Hz. Karakteristik sinyal EKG terdiri dari interval PR, komplek QRS dan interval QT, dari bentuk gelombang tersebut dokter dapat mendiagnosis suatu penyakit. Akan tetapi untuk mendapatkan sinyal EKG yang berkualitas sering terjadi adanya gangguan seperti ganggauan frekuensi 50Hz dari jala-jala listrik, gerakan pernapasan, gerakan tremor tanpa penyebab yang jelas, menggigil karena demam, atau karena pasien yang menggerakkan anggota tubuhnya selama tes. Dari permasalahan tersebut maka dibutuhkan filter EKG yang tepat untuk mengurangi tingkat kesalahan dalam menghasilkan suatu gelombang dan menjaga kualitas sinyal agar dapat diterima secara klinis. Pada beberapa penelitian sebelumya telah dilakukan beberapa perancangan filter digital salah satunya untuk menepis gangguan dari jala-jala listrik dengan cara melakukan penepisan menggunakan IIR filter orde dua. Ada juga yang menggunakan filter analog LPF dengan frekuensi cut-off 20Hz. Meskipun frekuensi 50Hz dapat ditepis, akan tetapi masih terdapat noise yang masih ada pada sinyal EKG. Maka perlu dilakukan pengembangan secara optimal untuk menepis gangguan- gangguan pada sinyal EKG dengan cara mendesain filter yang tepat. Pada penelitian ini penulis ingin melakukan evaluasi model dan orde filter yang tepat agar mendapatkan kualitas yang dapat diterima secara klinis dengan cara membandingkan beberapa model filter seperti butterworh dan chebisyev serta membandingkan beberapa orde filter untuk mendapatkan kinerja yang paling baik. Inovasi penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan kinerja filter EKG yang paling baik untuk meminimalkan beberapa gangguan pada saat melakukan perekaman sinyal EKG agar didapatkan kualitas diagnostik yang baik.
Item Type: | Monograph (Project Report) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Elektrokardiografi (EKG) ; high pass filter ; low pass filter ; filter IIR |
Subjects: | R Medicine > Medical Electronics |
Divisions: | Poltekkes Kemenkes Surabaya > Pusat Penelitan dan Pengabdian Masyarakat > Penelitian |
Depositing User: | Misnawar |
Date Deposited: | 07 Mar 2025 02:09 |
Last Modified: | 07 Mar 2025 02:09 |
URI: | http://repo.poltekkesdepkes-sby.ac.id/id/eprint/10177 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |